Sejak saya memulai berjibaku di Universitas Diponegoro ini, saya belum pernah masuk Masjid Universitas Diponegoro. Tiga tahun yang lalu waktu pertama kali saya menginjakkan Tembalang, saya lihat masjid itu sedang dibangun. Lalu pembangunan masjid itu tiba-tiba terhenti entah kenapa. Ada yang bilang masalah dana. Lalu berlanjut lagi. Lalu terhenti lagi. Hanya begitu-begitu saja. Padahal kalau dipikir-pikir uang sumbangan kami selama kuliah tidaklah sedikit. Tapi kenapa tidak jadi-jadi?? Kami mungkin memang tidak tahu dari mana tepatnya sumber dana untuk pembangunan masjid. Tapi setidaknya tidak separah demikian. Bertahun-tahun lamanya Masjid dibangun tapi tetap saja tidak jadi.
Sekarang sudah berupa masjid. Tapi saya juga tidak tahu apakah di dalamnya sudah klayak pakai atau belum. Lalu kapan masjid bisa dipakai? Apakah sebelum saya lulus saya akan merasakan ibadah di masjid tersebut?
Sekarang sudah berupa masjid. Tapi saya juga tidak tahu apakah di dalamnya sudah klayak pakai atau belum. Lalu kapan masjid bisa dipakai? Apakah sebelum saya lulus saya akan merasakan ibadah di masjid tersebut?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar