Sabtu, 20 Desember 2008

waspada kanker hati

JANGAN TIDUR LARUT MALAM

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar.

Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
2. Pola makan yang terlalu berlebihan.

3. Tidak makan pagi.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.

6. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimas ak matang 3/5 bagian. Sayur
yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari -hari . Perawatan d ari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya,

Sebab:

@ Malam hari pk 9 - 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun (de-toxin) dibagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang
tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

@ Malam h ari pk 11 - dini H ari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

@ Dini h ari pk 1 - 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

@ Dini h ari pk 3 - 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

@ Pagi pk 5 - 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

@ Pagi pk 7 - 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah
kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 d ari pada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, d ari tengah malam hingga pukul 4 dini h ari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan terlalu sering begadang.

singkong oh singkong....

Kamu Suka Singkong??
Bahan makanan singkong seakan-akan menjadi makanan yang tidak begitu berharga dan kurang diminati oleh kebanyakan orang. Bahkan singkong sering sekali dikaitkan dengan orang-orang dengan status ekonomi menengah ke bawah. Lebih lagi, tidak jarang singkong jadi bahan olok-olokan atau suatu istilah yang mungkin cenderung merendahkan bahan makanan ini. Namun jangan salah,, singkong yang seakan-akan tidak ada daya tairknya itu justru akan menarik perhatian bagi semua kalangan untuk sudi menikmatinya.
Singkong ternyata mampu bertransformasi dengan berbagai rupa dan rasa yang siap menggoyang lidah. Tidak hanya itu saja, olahan singkong yang sudah bertransformasi itu tentu saja bisa mempunyai nilai jual yag tinggi. Wow!!
Sebut saja getuk. Di kota Magelang, getuk menjadi makanan tradisional dan menjadi oleh-oleh khas kota ini. Nilai jual dari getuk ini pun jauh dari harga singkong yang belum diolah. Contoh lainnya yaitu di Purwokerto. Jika kita dengar nama kota ini maka kita akan teringat juga dengan oleh-oleh khas daerah itu, yaitu getuk goreng. Penikmat makanan olahan dari singkong ini malah tidak jarang dari kalangan menengah ke atas. Itu baru getuk saja. Lidah kita akan merasakan beda lagi ketika menikmati jenang (bubur) candil. Jenang candil termasuk makanan tradisional dari daerah Jawa. Jenang candil ini lalu disajikan dengan santan segar. Paduan rasa manis dan gurih dan segar. Makanan oleh-oleh lain yang mengangkat derajat singkong adalah “Peuyeum Bandung”. Istilah lainnya adalah tape singkong. Belum lagi makanan-makanan tradisional penggugah rasa yang menyulap singkong menjadi jenang candil, keripik singkong, opak, bakwan singkong, lemet, tiwul, dan masih banyak lagi. Bahkan singkong yang mempunyai nilai jauh di bawah cake, berhasil menyamai dengan mengolahnya menjadi cake singkong. Wow..keren kan??
ada lagi produk olahan singkong yang sudah banyak digemari masyarakat. bahkan ini sudah menjadi peluang bisnis,, yaitu singkong goreng dengan aneka rasa. mulai dari rasa keju, berbekiu, rasa jagung bakar, rasa balado, dan masih banyak lagi. hmmm... tnyta dari rasa singkong yang sederhana itu bisa jadi berbagai macam aneka rasa ya??
Bagaimana? Tertarikkah anda dengan singkong? Siap menikmati singkong dengan berbagai olahannya?
Jadi jangan pernah anggap remeh singkong,,, dan yang paling penting, jangan mudah underestimate terhadap orang lain…..
Have done!!!!
Tes..tes.. satu, dua, tiga, dicoba..ba..ba…ba…ba....
BISAAAAAA………
soft opening nih..... hewhewhew